Sewa Villa 3 Bedroom Harian in Yogyakarta (Jogja) | There is Always a Discount For Members

Sewa Villa 3 Bedroom Harian in Yogyakarta (Jogja)

- Same accommodations. Cheaper Price.

Back to Top
Showing 1 - 10 from 10
  • 1
Latest review Villa Yogyakarta (Jogja)
3BR Family Syariah Villa
3BR Family Syariah Villa
Nurkolifah, 02/01/2018
Pelayananya cukup baik, tidak ada masalah selama menginap. OK

Kota yang terkenal sebagai kota pelajar dan kota seniman ini, merupakan tempat wisata terbaik kedua di Indonesia. Daerah Istimewa Yogyayakarta yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa, memiliki keindahan alam yang memukau serta tempat wisata menarik. Mulai dari wisata candi, wisata pantai, hingga wisata sejarah, semuanya dapat Anda lakukan di kota ini.

Kota yang diberi gelar Daerah Istimewa Yogyakarat ini dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X. Bila Anda mengunjungi keraton yang dikenal sebagai tempat tinggal Sri Sultan, Anda dapat melihat budaya Jawa yang masih dipelihara dengan baik seperti pernikahan keluarga keraton yang masih memakai tradisi Jawa.

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan wilaya tertua di Indonesia setelah Jawa Timur. Status sebagai Daerah Istimewa yang dimiliki Yogyakarta diawali dari perjanjian Sultan Hamengkubuwono dan Paku Alam VII yang memberikan dukungan terhadap NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Walau begitu, Sri Sultan mengajukan syarat bahwa pemimpin Yogyakarta haruslah dari keraton dan pemerintahan Indonesia tidak berhak ikut campur.

Melihat sejarah inilah, putusan Mahkamah Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 menyatakan bahwa Yogyakarta merupakan daerah istimewa yang dimiliki oleh Indonesia. Nama Yogyakarta sendiri berasal dari kata ‘Ayogya’ atau ‘ayodhya’ yang berarti kedamaian dan ‘karta’ memiliki arti baik sehingga arti kata Yogyakarata sendiri menjadi kota yang damai. 

Bila melihat dari sejarah Kota Yogyakarta,  keraton merupakan sumber dari adat istiadat dan budaya masyarakat Yogyakarta. Hingga kini, ciri khas, adat istiadat serta budaya dari Keraton Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat atau biasa disebut Keraton Yogyakarta terus dipertahankan. Hal inilah yang membuat banyak turis berbondong datang ke Yogyakarta untuk melihat beberapa kesenian khas Kota Yogyakarta seperti, Sendatari Ramayana, Upacara Grebeg Maulud, dan Seni Wayang Jawa.

Untuk bahasa khas Kota Yogyakarta menggunakan bahasa Jawa asli lengkap dengan lima tingkatan bahasa antara lain, bahasa Jawa biasa dasar (Ngoko Lugu), bahasaJ biasa tinggi (Ngoko Alus), Bahasa Jawa halus dasar (Krama Lugu), bahasa Jawa halus menengah (Krama Madya) dan bahasa Jawa sangat halus (Krama Alus). Bahasa ini digunakan sesuai usia dan kasta atau kelas dari lawan bicara. Bila berbicara dengan teman sebaya biasanya menggunakan Ngoko Lugu, namun bila dengan orang yang lebih tua menggunakan Krama Alus. 

Keraton Yogyakarta
Belum lengkap rasanya bila Anda belum mengunjungi, Keraton Yogyakarta. Dengan menempati area seluas 1,3 km persergi, keraton Yogyakarta memiliki konsep kosmologi Jawa yang terdiri dari 3 bagian yaitu, atas sebagai tempat para dewa, tengah sebagai manusia dan bawah sebagai tempat kekuatan jahat. Ketika Anda berada di keraton Yogyakarta, Anda dapat mengenal sejarah kota Yogyakarta.

Candi Borobudur
Pernah menjadi salah satu keajaiban dunia. Anda dapat menikmati bangunan candi Budha yang begitu megah dengan bangunan yang unik dan sudah dikenal banyak orang secara internasional. Sebenarnya candi yang satu ini terletak di Magelang, namun karena jaraknya yang dekat dengan bandara Yogyakarta, membuat objek yang satu ini terkenal di Yogya. 

Candi Prambanan
Situs Candi Hindu terbesar di Indonesia yang telah ditetapkan UNESCO sebagai cagar budaya dunia yaitu, Candi Prambanan.

Museum Benteng Vredeburg
Terletak di depan Gedung Agung dan istana Kesultanan Yogyakarta, Anda dapat melihati arsitektur yang indah. Dulunya, benteng ini dibangun Belanda untuk mengawasi perkembangan keraton. Di setiap gedung ini, Anda dapat melihat diorama, miniature tiga dimensi, yang menggambarkan perjuangan rakyat Yogyakarta saat melawan penjajah. Museum ini tutup pada hari Senin dan hari libur nasional.     

Monumen Serangan Umum 1 Maret
Monumen ini dibangun untuk mengingatkan sejarah perjuangan bangsa. Indonesia melawan penjajah pada saat melawan Belanda tanggal 1 Maret 1949. Monumen yang terletak di dekat Museum Benteng Vanderburg, tepatnya di depan Kantor Pos Besar Yogyakarta. 

Museum Batik Yogyakarta
Museum yang terletak di Jl. Dr. Sutomo ini dibangun oleh pasangan suami istri Dewi dan Hadi Nugroho. Anda dapat melihat 1.200 koleksi batik yang terdiri dari 500 lembar batik tulis, 560 batik cap, 124 canting (alat pembatik) dan 35 wajan serta bahan perwarna, termasuk malam.

Kaliurang
Terletak di lereng selatan Merapi, Kaliurang menjadi objek wisata andalan Kabupaten Sleman. Anda kan terpesona dengan keindahan dan kesejukan di tempat ini. Biaya masuk ke Kaliurang : Rp 2.000 untuk dewasa dan Rp 1.000 untuk anak-anak. Pada hari libur : Rp 3.000 dewasa dan Rp 1.500 untuk anak-anak. 

Air Terjun Sri Gethuk
Air terjun yang terkenal dengan nama air terjun Slempret ini memiliki keindahan yang sangat menawan. Pasalnya, air terjun ini diaput oleh tebih yang sangat tinggi. Harga tiket masuk Rp 3.000, untuk sewa perahu Rp 5.000 per orang. Bila Anda ingin bermain air di sungai, Anda dapat menyewa ban dengan tarif Rp 2.000.

Goa Kiskendo
Terletak di dekat Peggunungan Menoreh, berjarak 35 km arah barat laut Yogyakarta, Anda akan terpana dengan keindahan Goa ini. Selain memiliki anjungan permainana seperti jungkat jungkit, seluncuran dan permainan memanjat, Anda pun dapat berkemah di tempat ini. 

Tak hanya tempat wisata yang menakjubkan, Kota Yogyakarta dikenal dengan wisata kuliner yang khas dengan jenis makanan yang manis antara lain,
Gudeg
Dihidangkan dengan nasi putih atau nasi uduk beraroma santan kelapa, Anda dapat menikmati menu makanan ini dengan ayam goring atau semur ayam. 
Restoran terfavorit : Gudeg yu Djum, jl. Wijilan No.31, Yogyakarta Tengah

Wedang uwuh atau wedang ronde
Minuman yang disajikan dengan pala, jahe dan cengkeh, menjadikannya minuman yang memiliki sensasi eksotis, banyak ditemukan di dekat alun-alun keraton. Minuman dapatk menghangatkan tubuh saat petang atau malam hari. 

Soto khas Jogja
Makanan khas Yogyakarta ini merupakan soto ayam yang tidak menggunakan santan. Harga soto bening ini pun sangat terjangkau, yaitu Rp 8.000 per porsi.
Restoran favorit : Soto Kadipiro, Jl Wates dekat perempatan Wirobrajan.

Malioboro 
Tempat yang menjadi pusat pemerintahan kota Yogjakarta ini menawarkan berbagai produk kerajinan lokal seperti, batik, rotan, wayang kulit, lampu hias, dan blangkon. Bahkan, Anda pun dapat berbelanja barang perak hingga pernak pernik lainnya.

Pasar Beringharjo
Terletak di kawasan Malioboro, Pasar Beringharjo merupakan pasar tertua di Yogyakarta yang menawarkan berbagai motif batik hingga jajanan pasar. 

Gudeg Pawon
Rasakan kenikmatan gudeg basah yang merupakan perpaduan rasa manis dan gurih di malam hari. Terletak di Jalan Janturan Nomor 36-39 Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta.

Alun-alun kidul Yogyakarta
Berada di belakang komplek keraton, tempat ini selalu ramai pada malam hari. Disini, Anda dapat menikmati jagung, roti bakar, ronde dan lain-lain.lainnya

Asmara Art and Coffee Shop
Sembari bersantai dan minum bir, Anda dapat menikmati live music dengan genre yang berbeda-beda mulai dari Country, Blues, Pop, Legend, dsb. Terletak di Tirtodipuran 22, Yogyakarta, Indonesia

Bus Trans Jogja
Dengan tarif Rp 3.000 per orang,  Anda dapat berkeliling kota Jogjakarta. Trans Joja memiliki delapan koridor dengan jam operasional 06.00-22.00.

Taksi
Tarif argo taksi di Yogyakarta mulai dari Rp 5.000. Namun, terkadang sopir taksi di kota ini akan menawarkan harga paket jika Anda ingin berkeliling kota Yogyakarta dengan tarif mulai dari Rp 30.000. 

Becak
Untuk berkeliling kota Yogyakarta dengan menggunakan becak, Anda akan dikenakan tarif mulai dari Rp 10.000, tergantung lokasi tujuan Anda.

Andong
Transportasi yang ditarik dengan kuda ini dapat memuat enam penumpang. Dengan tarif mulai dari Rp 20.000, Anda dapat berkeliling Yogyakarta.

  • Biasakan diri menggunakan arah mata angin seperti, utara, selatan, barat dan timur, saat jalan-jalan dengan transportasi umum seperti, becak, andong ataupun taksi. 
  • Tidak perlu takut bila ingin menikmati suasana kota Yogyakarta dengan berjalan kaki karena Yogyakarta cukup aman dan teratur. Namun, tetaplah berhati-hati.
  • Bawalah pakaian hangat karena pada malam hari Yogyakarta akan terasa sejuk dan dingin.
  • Anda dapat keliling Jogja dengan menggunakan becak yang menawarkan beberapa paket wisata.
  • Saat memasuki wilayah keraton, Anda wajib melepaskan topi dan kacamata.
  • Bila Anda penggemar kopi, Anda wajib menikmati Kopi Joss yang terletak di dekat stasiun Tugu, tepatnya di angkringan Lik Man. Kopi ini disajikan dengan arang panas sehingga memiliki rasa yang sangat unik dan khas.