Sewa Rumah Harian di Semarang | Selalu Ada Diskon Untuk Member
Berwisata Kuliner di Kota Lumpia

Sewa Rumah Harian di Semarang

- Akomodasi yang sama. Harga Lebih Murah.

Kembali ke Atas
Menampilkan 1 - 9 dari 9
  • 1
Ulasan terbaru Rumah Semarang
3BR Griya Kulon Holiday Home
3BR Griya Kulon Holiday Home
Tri, 20/03/2019
Pengelolanya ramah sekali...

Ibukota Jawa Tengah yang dikenal sebagai 'Kota Lumpia' ini memiliki banyak keajaiban alam dan sejarah yang patut untuk dijelajahi. Anda akan terkesima melihat kota yang cantik ini tetap mempertahankan budayanya yang heterogen yaitu, perpaduan budaya Jawa dengan China, Arab dan Belanda.

Dengan slogan ATLAS (Aman, Tertib, Lancar, Asri dan Sehat), Anda akan merasakan kenyamanan saat berkunjung ke Kota Semarang. Tak hanya itu saja, Kota Semarang pun juga merupakan pusat niaga yang strategis sejak dahulu. 

Di abad ke VII, Semarang merupakan pelabuhan utama kerajaan Mataram Kuno. Pelabuhan ini menjadi titik awal pelayaran para pelaut Mataram Kuno yang berlayar hingga ke Tanjung Harapan, Afrika dan Madagaskar. 

Terletak di Laut Jawa, membuat Kota Semarang menjadi tempat yang strategis sejak abad 19 dan 20, dimana dijadikan pusat perdagangan oleh Belanda. Tidak heran bila di Kota Semarang, Anda akan menemukan berbagai bangunan kuno yang kental dengan arsitektur Eropa.

Nama Semarang sendiri sangat erat kaitannya dengan penyebaran agama Islam pada jaman Kesultanan Demak. Dahulu, seorang pangeran bernama Made Pandan pergi mencari daerah baru untuk menyebarkan agama Islam. Dalam perjalanan tersebut, Ia bertemu dengan Bergota (Cikal bakal Semarang). Dibantu dengan Raden Pandan Arang, Ia pun mendirikan pesantren. Lama kelamaan tanah di daerah tersebut menjadi subur dan tumbuh lah sebuah pohon asam yang arang. Sejak itulah, daerah itu disebut dengan Asem Arang, yang lama kelamaan dikenal dengan sebutan Semarang.

Semarang terdiri dari dua wilayah yaitu,

Semarang Atas

Daerah ini memiliki kontur berbukit-bukit dengan ketinggian 200m dpl (diatas permukaan laut). Karena itulah, udara di kota Semarang bagian atas terasa sejuk dan memiliki jalan yang berbukit-bukit.

Semarang Bawah

Wilayah ini merupakan pusat kota yang pada mulanya adalah laut yang mengalami sedimentasi aliran sungai berasal dari Semarang bagian atas. Lokasinya yang terletak di dataran rendah membuat Semarang bagian bawah kerap kali terkena banjir

Ibukota Jawa Tengah ini memiliki budaya yang sangat kental. Salah satunya adalah perayaan tradisi Dudgeran yatu, upacara adat yang menandai datanganya puasa atau Ramadan. Biasanya acara Dudgeran ini diadakan 1 hari sebelum bulan puasa atau yang dikenal sebagai bulan Ramadhan.

Tak hanya itu saja, kota yang memiliki pengaruh budaya heterogen ini punya berbagai tempat wisata yang wajib untuk Anda kunjungi seperti, kawasan Kauman, Pecinan, Kota Lama, bahkan Anda dapat menjelajahi bangunan tua bersejarah yang dulunya merupakan pusat perdagangan Eropa.

Semarang menggunakan dialek bahasa jawa yang dituturkan di Karesiden Semarang. Dialek Jawa ini tidak banyak berbeda dengan dialek Jawa lainnya.  Kata-kata khas yang sering diucapkan adalah, “Piye, Jal?” (Bagaimana, Coba) dan “Yo, Mesti!” Selain itu, orang Semarang lebih suka menggunakan kata “He’e” daripada “Yo” atau “Ya.”

Kota Lama
Di kawasan Kota Lama, Anda dapat menemukan Gereja Bleduk yang merupakan Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah. Bangunan yang didirikan sejak tahun 1973 ini merupkan salah satu landmark Kota Semarang. Hingga sekarang, bangunan ini tetap digunakan sebagai tempat ibadah.

Lawang Sewu
Bangunan yang sering disebut “Pintu Seribu” ini merupakan bangunan lama peninggalan jaman Belanda.   Selain memiliki arsitektur bergaya Eropa kuno yang menarik untuk ditelusuri, bangunan ini pun dikenal mistis. Terletak di Jalan Pemuda, Anda dapat mengunjungi bangunan ini setiap hari dari pukul 07.00-21.00 dengan tiket seharga Rp 10.000 untuk dewasa, Rp 5.000 untuk pelajar dan Rp 5.000 untuk anak. 

Simpang Lima
Alun-alun kota Semarang ini selalu ramao dikunjungi oleh wisatawan untuk berkreasi. Bila malam tiba, Anda dapat menikmati makanan khas Semarang yang terdapat di sepanjang kawasan ini. 

Museum Jamu Nyonya Meneer
Museum jamu pertama dan satu-satunya di Indonesia  ini diresmikan pada tanggal 18 Januari 1984 oleh Ibu Tien Suharto. Terletak di Jl. Raya Kaligawe Muktiharjo Genuk Semarang Jawa Tengah, Indonesia.

Patung Laksamana Cheng hoo
Patung setinggi 10,7 m di depan Klenteng Agung Sam Poo Kong merupakan patung tertinggi di Asia Tenggara. Patung yang dibuat di Cina ini memiliki bahan dasar dari perunggu. 

Hutan Tinjomono
Hutan wisata yang terletak dekat Kelurahan Tinjomoyo, Semarang ini memiliki ratusan pepohonan yang tumbuh subur seperti, mahoni, jati, aksia, asem londo, ketepeng, mangga, dan masih banyak lainnya. Hutan ini berfungsi sebagai paru-paru kota dan daerah resapan air.

Pantai Marina
Demburan ombak khas pantai yang mempesona dan semilir angin yang sejuk akan membuat Anda terasa rileks. Terletak di ujung kota Semarang besebrangan rulus dengan Pantai Maron, berdekatan dengan Bandara International Ahmah Yani, Museum Jawa Tengah Ranggawarista serta kawasan Pekan Raya Promosi dan Pembangunan (PRPP) Provinsi Jawa Tengah.

Goa Kreo
Kata “kreo” berasal  dari kata Manghero yang artinya peliharalah atau jagalah. Di kawasan ini Anda dapat menemukan sekawanan kera yang menjaga kayu jati. Goa ini dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijaga saat mencari kayu jati untuk membangun Mesjid Agung Demak. 

Lumpia Semarang
Makanan perpaduan rasa antara makanan khas Tionghoa dan Indonesia ini, berisi udang, ayam dan rembung. Anda akan merasakan kelezatan yang tidak terlupakan bila menambahkannya dengan cabai dan acar asam. 
Rekomendasi tempat: Lumpia Gang Lombok no 11, dekat Klenteng Tay Kak Sie

Tahu Gimbal
Tahu Gimbal terdiri dari tahu goreng, gimbal, tempe, irisan kol dan disiram dengan sambel kacang. Harga seporsi Tahu Gimbal khas Semarang ini adalah sekitar Rp 10.000
Rekomendasi tempat : Sekitaran Taman KB, depan SMA 1 Semarang, Jalan Menteri Supeno dan sekitaran Masjid Baiturrahman, Simpang Lima Semarang.

Tahu Pong
Tahu kosong yang digoreng ini semakin lezat bila disantap dengan petis udang encer, ditambah acara dan ulekan kasar cabai hijau. Harga seporsi tahu ini adalah Rp 6.000.
Rekomendasi tempat : Sekitaran Jalan Gajah Mada, besebrangan dengan Gereja Bethel

Bandeng Presto
Ikan bandeng yang dimasak dalam panci bertekanan tinggi ini menjadi oleh-oleh favorit wisatawan dari Semarang. Bandeng Presto semakin nikmat bila dicicipi dengan nasi panas dan sambel khususnya.
Bandeng presto paling terkenal adala  Bandeng Juwana, yang banyak ditemukan di deretan toko sepanjang Jalan Pandanaran, Kota Semarang.

Pasar Johar
Terletak di alun-alun timur Semarang, pasar yang memiliki 4 blok ini menjajahkan berbagai barang seperti alat rumah tangga, pernak-pernik, pakaian hingga alat eletronik. 

Citra Land Mall
Terletak di Simpang Lima, Citra Land Mall menjadi pusat nongkrong anak-anak muda Kota Semarang. 

Jalan Pandanaran
Letaknya berada di sebelah tenggara Tugu Muda Semarang, disini Anda dapat menikmati berbagai makanan khas Semarang mulai dari wingko, lumpia dan bandeng presto. 

Pasar Semawis

Bila Anda ingin mencari panganan khas Semarang pada malam hari, inilah tempat yang tepat untuk Anda. Pasar Semawis menjadi pusat jajanan terpanjang di Semarang. 

Trans Semarang
Anda dapat keliling kota Semarang dengan bus Tran Semarang yang melayani tiga koridor. Saat ini Trans Semarang masih dalam pengembangan. Harga tiketnya: Pelajar Rp 2.000 dan Dewasa Rp 3.000

Taksi
Keliling Kota Semarang juga dapat menggunakan taksi. Di koa ini terdapat lima perusahaan taksi yang bisa Anda gunakan dengan tarif bervariasi, sesuai lokasi tujuan Anda. 

Becak
Transpotasi satu ini menjadi pilhan para wisatawan yag ingin berkeliling kota Semarang. Tarifnya berkisaran mulai dari Rp 10.000, tergantung rute yang ditempuh. Bila Anda menginap di Hotel Horison, hotel di Semarang yang satu ini memiliki beberapa tukang becak yang dipersiapkan untuk mengantar tamu hotel bekeliling Kota Semarang.

Bus Damri
Selain bus Trans Semarang, Anda pun dapat berkeliling dengan bus Damri sesuai dengan rutenya. Dikenakn tarif mulai dari Rp 4.500 hingga Rp 6.000.

  • Gunakan pakaian yang tipis karena pada siang hari, terutama musim kemarau, kota Semarang, khususnya bagian bawah cukup panas.
  • Bila Anda bermain ke Semarang Atas, sediakan pakaian hangat karena udara di daerah ini cukup dingin.
  • Jika Anda sedang mencari tempat indah buat foto pre-wedding, kawasan Kota Lama dapat menjadi pilihan sempurna untuk Anda. 

 

Wisata Kuliner di Semarang

Sebagai kota terbesar ke 5 di Indonesia, Semarang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Semarang memiliki banyak pantai yang tak kalah indah dari pantai lain yang terdapat di Indonesia. Tak hanya pantai, Semarang juga terkenal memiliki wisata horor yang menarik banyak pengunjung setiap hari libur tiba.

Jika kamu selalu menyukai hal-hal yang berbau horor, kamu harus mengunjungi Lawang Sewu untuk menguji nyali kamu. Lawang Sewu merupakan nama sebuah gedung kuno yang di dirikan pada tahun 1904 dan dulunya berfungsi sebagai kantor kereta api milik Belanda. Arsitektur megah khas Belanda dan bentuk bangunannya yang memiliki banyak pintu dan jendela ini menjadikan suasana mistis di gedung ini semakin kental.

Jika kamu menyukai pantai, ada beberapa pantai yang patut kamu kunjungi ketika kamu berlibur ke Semarang. Salah satunya adalah Pantai Maron, yang terletak tak jauh dari Bandara Ahmad Yani. Pantai ini menawarkan eksotisme dan pemandangan pantai yang menakjubkan. Pantai lain yang bisa kamu kunjungi adalah Pantai Marina. Di sini kamu bisa menikmati berbagai olahraga air, seperti speed boat dan ski air. Tak cuma itu, Pantai Marina juga terkenal akan kesejukannya karena banyak pohon rindang tumbuh di sana.

Tak lengkap rasanya jika kamu bertandang ke Semarang tanpa mencicipi kuliner khas Semarang. Salah satu kuliner khas Semarang yang wajib kamu cicipi adalah tahu gimbal. Tahu gimbal ini terdiri dari tahu, gimbal, irisan kol, tempe dan di siram oleh bumbu kacang. Gimbal sendiri adalah udang yang di goreng dengan tepung. Kamu juga tak boleh melewatkan lumpia khas Semarang yang sudah terkenal. Lumpia khas Semarang terkenal karena perpaduan rasa Indonesia dengan Tionghoa yang membuat jajanan ini selalu di cari wisatawan setiap mereka berkunjung ke Semarang. Lengkapi wisata kuliner kamu dengan mencicipi Babat Gongso. Makanan khas Semarang ini terdiri dari potongan babat dan jeroan lainnya, seperti ati, limpa, dan sebagainya, yang di masak dengan bumbu kecap kental. Kamu akan merasakan cita rasa manis dan pedas yang pasti bikin kamu ketagihan. Untuk kamu yang menyukai makanan penutup atau dessert, kamu wajib mencoba Es Congklik. Es ini memiliki sepuluh cita rasa yang segar, seperti cokelat, sirsak, leci, kopyor, belewah, durian, alpukat, dan kacang ijo.

Menyewa Rumah dengan Harga Terjangkau di Semarang

Berlibur di Semarang merupakan pilihan yang tepat jika kamu menyukai wisata kuliner yang khas dan kaya cita rasa. Selain bisa melepas penat, kamu juga bisa merasakan cita rasa khas Semarang yang dapat membuat kamu ingin kembali lagi. Sebelum berlibur ke Semarang, sebaiknya kamu mempersiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu, terutama soal akomodasi. Akomodasi sangat penting karena pada musim liburan, biasanya kamu tidak akan kebagian tempat alias full booked.

Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa menyewa rumah secara harian di Semarang dari jauh-jauh hari. Di Travelio, kamu bisa menemukan beragam pilihan rumah yang bisa kamu sewa per hari dengan fasilitas lengkap yang kamu butuhkan dan harga yang terjangkau. Tak cuma itu, cuma di Travelio, kamu juga bisa berinteraksi langsung dengan pemilik rumah untuk menawar harganya secara langsung jadi kamu akan selalu mendapatkan harga terbaik untuk sewa rumah di Travelio. Jangan sampai liburanmu di Semarang kali ini berantakan ya. Segera sewa rumah di Semarang dengan harga terbaik sekarang juga dan nikmati liburan yang tak terlupakan!