Seperti namanya, Yogyakarta memiliki segudang keistimewaan bagi siapapun yang mengunjunginya. Entah dari tempat-tempat bersejarah, keindahan alam, cerita sisi lain Yogyakarta, hingga pada kuliner khasnya. Tak dapat dipungkiri, Kota Pariwisata sekaligus Kota Pelajar ini memiliki magnet yang kuat untuk membuat para pendatangnya tak pernah merasa cukup puas untuk menjelajahi setiap sudut jalannya.
Selalu ada saja cerita dan juga kenangan yang tercipta setiap berada di Kota Gudeg yang satu ini. Seperti salah satu julukannya tersebut, Yogya atau biasa disebut Jogja, memang tak melulu tentang keindahan alam maupun lokasi pariwisata lainnya, tetapi juga kuliner yang ada tak kalah menariknya. Meskipun yang paling dikenal dari daerah ini ialah Gudeg, tetapi pada kenyataannya bahwa Jogja masih menyimpan banyak makanan khas dan legendaris, seperti beberapa kuliner di bawah ini.
- Sate Klatak
Sate Klatak merupakan salah satu kuliner yang khas dari Yogyakarta. Sate ini berbahan dasar daging kambing yang dibalur dengan rempah-rempah. Namun yang unik dari makanan yang satu ini ialah tusukan yang digunakan untuk menjadikannya sate. Karena jika umumnya mengenakan bambu atau semacamnya, tetapi kalau sate Klatak memanfaatkan jeruji besi sepeda. Penggunaan jeruji besi ini bermanfaat untuk menghantarkan panas yang dapat membuat daging matangnya secara merata hingga ke bagian dalamnya.
Selain jeruji besi yang membuat makanan ini unik, tetapi juga dari penyajiannya bersama kuah gulai. Sehingga perpaduan gurih pada gulai, sedikit pedas, dan juga manis dari racikan bumbu satenya membaur menjadi satu di lidah penikmatnya. Meskipun terbilang cukup mahal karena 1 porsinya hanya terdiri dari 2 tusuk sate, tetapi jangan khawatir sebab penyajian per tusuknya lebih besar dibandingkan ukuran sate pada umumnya. Sehingga dengan harga seporsi Rp25 ribu sudah bisa membuat perut terasa sangat kenyang. Salah satu tempat legendaris kuliner ini adalah Sate Klathak Pak Pong. Selain sate, di sini juga banyak menu lainnya loh!
Lokasi : Jalan Sultan Agung No. 18, Jejeran II, Wonokromo, Pleret, Bantul, DIY
Jam Operasional : 09.00 – 23.00 WIB

bankmenujogja
- Oseng Mercon
Siapa yang pecinta makanan pedas? Nah bagi kalian yang suka banget sama makanan pedas, kuliner satu ini wajib untuk kalian cobain. Oseng mercon adalah hidangan yang terdiri dari potongan daging sapi beserta tetelannya (koyor) yang dioseng atau ditumis dengan campuran cabai rawit. Biasanya tak hanya terdiri dari daging sapi, melainkan juga seperti kikil, jeroan, dan lain sebagainya. Sebagai tips bagi ingin mencicipi oseng-oseng mercon ini, baiknya tidak dalam kondisi perut belum terisi makanan. Sebab pedas yang dihasilkan dari banyaknya cabai rawit yang digunakan dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan. Kuliner oseng mercon yang paling populer di Yogyakarta yaitu Oseng Mercon Bu Narti. Tempat satu ini tidak pernah terlihat sepi dari pengunjung yang penasaran akan sensasi pedas dari oseng-oseng khasnya.
Lokasi : Jl. KH. Ahmad Dahlan No.107, Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, DIY
Jam Operasional : 17.00 – 00.00 WIB

- Mangut Lele
Terdapat satu tempat mangut lele yang paling legendaris di Yogyakarta, yakni Mangut Lele Mbah Marto. Kuliner yang melegenda ini sudah ada sejak tahun 1960 silam. Cara memasak yang masih tradisional menggunakan kayu bakar menghasilkan cita rasa yang sangat khas. Serta bumbu yang dibalur pada ikan dan kuahnya sedikit pedas namun tetap nikmat untuk disantap. Kuliner Mbah Marto menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk menyicipinya, karena tekstur lele yang empuk dan rasanya menjadi andalan. Selain menu ikan, juga masih banyak lauk yang disajikan. Harga seporsi nasi +lele dan juga sayur kisaran Rp25 ribu ya, tapi dijamin puas dan ketagihan!
Lokasi : Jl. Sewon Indah No.RT.04, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Kec. Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam Operasional : 09.00 – 21.00 WIB

jogjafoodhunter
- Jajanan Tradisional Mbah Satinem
Hampir sebagian besar orang sepertinya sudah mengetahui kuliner satu ini. Sempat viral karena kemunculannya pada salah satu serial dokumenter Netflix. Oleh karena itu banyak wisatawan tak hanya dari dalam negeri, tetapi juga mancanegara yang berbondong-bondong untuk mencicipi kue lupis khas miliknya. Satu porsi yang dibungkus menggunakan daun pisang itu, terdiri dari lupis, gatot, tuwil, dan cening. Lalu pada bagian atasnya ditumpahi gula merah (juruh) dan tak lupa parutan kelapa. Sensasi gurih manis yang dihasilkan siap menggoyang lidah para penikmatnya.
Lokasi : Jl. Bumijo No.52-40, Bumijo, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam Operasional : 05.00 – 09.00 WIB

- Kopi Joss
Kopi yang memiliki khasiat bagi kesehatan ini merupakan salah satu kuliner yang wajib untuk dicoba saat berada di Yogyakarta. Hal unik yang ada pada kopi ini ialah penggunaan arang panas atau yang masih membara ke dalam kopinya. Banyak manfaat bagi kesehatan, seperti masalah pada perut, mulas, kembung, dan yang sejenis lainnya. Salah satu angkringan terkenal yang menjajakan kopi joss ini adalah Lik Man.
Lokasi : Pasar Kranggan, Jl. Poncowinatan No.7, Gowongan, Jetis, Kota Yogyakarta, DIY
Jam Operasional : 16.00 – 01.00 WIB

Masih banyak kuliner yang melegenda lainnya, namun pilihan di atas tak kalah legendaris dan tentunya sangat populer. Tak hanya sekadar terkenal, tapi juga sudah terjamin kenikmatan rasanya. Selamat mencoba !
Sewa apartemen #Parahgampang cuma 3 menit pesannya melalui aplikasi. Move in dalam 2 jam ke apartemen baru. Untuk informasi terkait lainnya, bisa langsung cek di aplikasi Travelio ataupun melalui website ya!




