{"id":211,"date":"2015-02-17T11:19:38","date_gmt":"2015-02-17T04:19:38","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.travelio.com\/?p=211"},"modified":"2015-04-08T13:21:21","modified_gmt":"2015-04-08T06:21:21","slug":"makassar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/destinasi\/makassar\/","title":{"rendered":"#WeekendGetaway: Jappa-jappa di Makassar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Makassar, ibukota provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi salah satu <a href=\"http:\/\/blog.travelio.com\/destinasi\/5-destinasi-romantis-di-indonesia\/\" target=\"_blank\">kota romantis versi Travelio<\/a> karena punya banyak hal menarik untuk dijelajahi, mulai dari objek wisata sejarah, arsitektural, kuliner, pantai, laut,\u00a0<em>theme park<\/em>, pulau kecil, museum, kawasan pecinan, dan lain-lain. Dalam bahasa lokal, &#8220;jappa-jappa&#8221; berarti jalan-jalan.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>1.\u00a0Fort Rotterdam<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tertarik ingin mengetahui sejarah Kota Makassar, kota lain di sekitarnya, maupun Provinsi Sulawesi Selatan? Kunjungilah Fort Rotterdam. Terletak tak jauh dari Pantai Losari,\u00a0Fort Rotterdam dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa X dengan nama Benteng Ujung Pandang. Pada masa penjajahan Belanda, Fort Rotterdam\u00a0digunakan sebagai pusat pemerintahan dan penampungan rempah-rempah di wilayah Indonesia timur. Pada masa penjajahan Jepang, benteng ini difungsikan sebagai pusat studi pertanian dan bahasa. Dan sekarang, benteng ini menjadi pusat kebudayaan dan seni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">[otw_shortcode_button href=&#8221;http:\/\/www.travelio.com\/hotel\/makassar-ujung-pandang\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=weekend_getaway_makassar&#8221; size=&#8221;medium&#8221; icon_type=&#8221;general foundicon-cart&#8221; icon_position=&#8221;left&#8221; shape=&#8221;radius&#8221; color_class=&#8221;otw-black&#8221; target=&#8221;_blank&#8221;]Tawar Hotel di Makassar[\/otw_shortcode_button]<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/blog.travelio.com\/destinasi\/jappa-jappa-di-makassar\/attachment\/fort-rotterdam-makassar-sulawesi-selatan-indonesia\/\" rel=\"attachment wp-att-213\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-213\" src=\"http:\/\/blog.travelio.com\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Fort-Rotterdam-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia.jpg\" alt=\"Fort Rotterdam, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia\" width=\"818\" height=\"206\" srcset=\"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Fort-Rotterdam-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia.jpg 1578w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Fort-Rotterdam-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-150x38.jpg 150w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Fort-Rotterdam-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-512x129.jpg 512w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Fort-Rotterdam-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-1024x258.jpg 1024w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Fort-Rotterdam-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-435x109.jpg 435w\" sizes=\"auto, (max-width: 818px) 100vw, 818px\" \/><\/a><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>2.\u00a0Pulau Samalona<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat mendengar kata &#8220;Makassar&#8221;, banyak orang umumnya akan membayangkan suasana menikmati jalan sore sambil menunggu <em>sunset\u00a0<\/em>di\u00a0Pantai Losari. Selain Pantai Losari yang memang sudah jadi destinasi umum bagi warga lokal maupun turis, Makassar punya banyak lagi tempat untuk wisata bahari, Pulau Samalona adalah salah satunya. Memiliki\u00a0luas sekitar 2,34 hektar,\u00a0pulau ini merupakan salah satu objek yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Kawasan pulau ini sangat bagus untuk menyelam karena di sekelilingnya terdapat karang-karang laut yang dihuni beraneka ragam ikan tropis dan biota laut lainnya. Pulau Samalona berjarak sekitar 6,8 Km dari Kota Makassar dan dapat ditempuh sekitar 20-30 menit dengan menggunakan <em>speed boat\u00a0<\/em>atau kapal nelayan. Di lokasi ini juga terdapat beberapa penginapan sederhana berbentuk rumah panggung yang dapat menampung sekitar 20 orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">[otw_shortcode_button href=&#8221;http:\/\/www.travelio.com\/hotel\/makassar-ujung-pandang\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=weekend_getaway_makassar&#8221; size=&#8221;medium&#8221; icon_type=&#8221;general foundicon-cart&#8221; icon_position=&#8221;left&#8221; shape=&#8221;radius&#8221; color_class=&#8221;otw-black&#8221; target=&#8221;_blank&#8221;]Tawar Hotel di Makassar[\/otw_shortcode_button]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/blog.travelio.com\/destination\/makassar\/attachment\/pulau-samalona-makassar-sulawesi-selatan-indonesia\/\" rel=\"attachment wp-att-613\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-613\" src=\"http:\/\/blog.travelio.com\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pulau-Samalona-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia.jpg\" alt=\"Pulau Samalona, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia\" width=\"620\" height=\"414\" srcset=\"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pulau-Samalona-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia.jpg 620w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pulau-Samalona-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-150x100.jpg 150w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pulau-Samalona-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-512x342.jpg 512w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pulau-Samalona-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-435x290.jpg 435w\" sizes=\"auto, (max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><\/a><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>3.\u00a0Taman Nasional Bantimurung<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama lengkap tempat ini adalah Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Meski terletak di Kabupaten Maros, tak jauh dari <a title=\"Hotel dekat Bandara Internasional Sultan Hasanuddin\" href=\"http:\/\/www.travelio.com\/makassar-ujung-pandang\/bandara-internasional-sultan-hasanuddin\" target=\"_blank\">Bandara Sultan Hasanuddin<\/a>, lokasi Taman Nasional Bantimurung\u00a0relatif mudah dicapai dari Kota Makassar,\u00a0sekitar 45 km dari pusat kota Makassar. Tempat ini memiliki luas sekitar\u00a043.750 hektar dengan wilayahnya yang melingkupi bukit kapur, air terjun dan juga gua. Saat pertama kali ditemukan\u00a0oleh seorang ahli botani dari Inggris, Alfred Russel Wallace,\u00a0ia menyebut tempat ini sebagai kerajaan kupu-kupu karena ada sekitar 250 jenis kupu-kupu di sini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Taman Nasional Bantimurung kalian bisa melihat berbagai jenis kupu-kupu mulai dari yang masih berupa ulat, kepompong sampai berubah menjadi kupu-kupu yang cantik, dan\u00a0ada juga koleksi kupu-kupu yang telah diawetkan. Hal lain yang bisa sobat Lio lakukan adalah bermain <em>flying fox<\/em>, berenang di kolam yang telah disediakan, bermain di bawah air terjun, atau menjelajahi gua yang ada di kawasan ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">[otw_shortcode_button href=&#8221;http:\/\/www.travelio.com\/hotel\/makassar-ujung-pandang\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=weekend_getaway_makassar&#8221; size=&#8221;medium&#8221; icon_type=&#8221;general foundicon-cart&#8221; icon_position=&#8221;left&#8221; shape=&#8221;radius&#8221; color_class=&#8221;otw-black&#8221; target=&#8221;_blank&#8221;]Tawar Hotel di Makassar[\/otw_shortcode_button]<\/p>\n<figure style=\"width: 701px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/a\/a0\/Bantimurung-Bulusauraung_National_Park.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"\" src=\"http:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/a\/a0\/Bantimurung-Bulusauraung_National_Park.jpg\" alt=\"Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Maros\" width=\"701\" height=\"400\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Maros | Foto: Wikimedia<\/figcaption><\/figure>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>4.\u00a0Trans Studio Makassar<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dibuka pada tanggal 20 Mei 2009\u00a0dan\u00a0berdiri di atas lahan seluas 2,7 hektar,\u00a0Trans Studio Makassar menjadi sebuah ikon tempat wisata modern di kota ini. Di dalamnya, terdapat 21 wahana dan empat zona permainan yaitu Studio Central,\u00a0Cartoon City, Lost City, dan Magic Corner. Selain itu, terdapat juga sebuah pusat perbelanjaaan modern yang bernama Trans Studio Mall.\u00a0Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 10:00 sampai 19:00.\u00a0Pada akhir pekan dan hari libur nasional, Trans Studio Makassar buka sampai dengan pukul 21:00. Untuk tiket masuk area <em>theme park<\/em>, sobat Lio akan dikenakan biaya sebesar Rp100.000,00 (Senin-Jumat) atau Rp150.000,00 (Sabtu-Minggu \/ hari libur nasional).<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>5.\u00a0Wisata Kuliner<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Makassar, sobat Lio bisa <a href=\"http:\/\/blog.travelio.com\/destination\/culinary\/kuliner-makassar\/\" target=\"_blank\">wisata kuliner\u00a0selama 2 hari penuh<\/a> <em>lho<\/em>, mulai dari makanan ringan sampai makanan berat. Pertama, sobat Lio bisa mampir ke Sop Konro &amp; Konro Bakar Karebosi yang terletak di Jalan Gunung Lompobattang, di belakang Gedung Bank Indonesia. Yang kedua adalah Sop Saudara di Jalan Irian, lokasinya berada tidak jauh dari Pasar Sentral Makassar. Sop Saudara merupakan varian masakan khas Makassar yang merupakan perpaduan daging sapi yang berkuah dan dicampur dengan bihun dan adonan kentang yang sudah digoreng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">[otw_shortcode_button href=&#8221;http:\/\/www.travelio.com\/hotel\/makassar-ujung-pandang\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=weekend_getaway_makassar&#8221; size=&#8221;medium&#8221; icon_type=&#8221;general foundicon-cart&#8221; icon_position=&#8221;left&#8221; shape=&#8221;radius&#8221; color_class=&#8221;otw-black&#8221; target=&#8221;_blank&#8221;]Tawar Hotel di Makassar[\/otw_shortcode_button]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikutnya, mampirlah ke warung Pallubasa di Jalan Serigala \/ Jalan Onta,\u00a0kedua warung ini lokasinya berdekatan. Pallubasa adalah sup daging sapi yang kuahnya dicampur dengan kelapa goreng. Ke Makassar tanpa makan Coto tentu kurang lengkap. Mampirlah ke\u00a0Coto Makassar di Jalan Nusantara atau umumnya disebut Coto Nusantara, berlokasi di Jalan Nusantara, persis di depan Terminal Peti Kemas, Pelabuhan Makassar. Sudah puas makannya? Nikmatilah Es Pisang Ijo yang banyak dijual di sekitar Pantai Losari. Namun hati-hati, porsi Es Pisang Ijo khas Makassar\u00a0juga bisa bikin kenyang,\u00a0<em>lho<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/blog.travelio.com\/destinasi\/jappa-jappa-di-makassar\/attachment\/pallumara-makassar-sulawesi-selatan-indonesia\/\" rel=\"attachment wp-att-216\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-216\" src=\"http:\/\/blog.travelio.com\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pallumara-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-1024x768.jpg\" alt=\"Pallumara, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia\" width=\"630\" height=\"473\" srcset=\"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pallumara-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pallumara-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-150x113.jpg 150w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pallumara-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-512x384.jpg 512w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pallumara-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-320x240.jpg 320w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pallumara-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia-435x326.jpg 435w, https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Pallumara-Makassar-Sulawesi-Selatan-Indonesia.jpg 1488w\" sizes=\"auto, (max-width: 630px) 100vw, 630px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, sobat Lio sudah siap untuk menghabiskan akhir pekan di <a href=\"http:\/\/www.travelio.com\/hotel\/makassar-ujung-pandang\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=weekend_getaway_jappa_jappa_makassar\" target=\"_blank\">Makassar<\/a>? Untuk lebih menghemat biaya liburannya, pastikan kalian memesan hotel di <a href=\"http:\/\/www.travelio.com\/\" target=\"_blank\">www.travelio.com<\/a> ya, karena\u00a0<strong>hanya<\/strong> di <a href=\"http:\/\/travelio.com\/\" target=\"_blank\">travelio.com<\/a> kalian bisa\u00a0<strong>menentukan sendiri harga kamar<\/strong> yang mau kalian pesan! Asyik, kan?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Makassar, ibukota provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi salah satu kota romantis versi Travelio karena punya banyak hal menarik untuk dijelajahi, mulai dari objek wisata sejarah, arsitektural, kuliner, pantai, laut,\u00a0theme park, pulau kecil, museum, kawasan pecinan, dan lain-lain. Dalam bahasa lokal, &#8220;jappa-jappa&#8221; berarti jalan-jalan. 1.\u00a0Fort Rotterdam Tertarik ingin mengetahui sejarah Kota Makassar, kota lain di sekitarnya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":212,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[46,42,29,57,56,58,30,55],"class_list":["post-211","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-destinasi","tag-makassar","tag-sulawesi-selatan","tag-weekend","tag-wisata-alam","tag-wisata-bahari","tag-wisata-budaya","tag-wisata-kuliner","tag-wisata-sejarah"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/211","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=211"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/211\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":614,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/211\/revisions\/614"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/212"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=211"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=211"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=211"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}