{"id":12134,"date":"2022-08-30T14:46:21","date_gmt":"2022-08-30T07:46:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/?p=12134"},"modified":"2022-08-30T14:46:25","modified_gmt":"2022-08-30T07:46:25","slug":"5-ciri-desain-ala-korea-bikin-hunian-lebih-aesthetic","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/tips\/5-ciri-desain-ala-korea-bikin-hunian-lebih-aesthetic\/","title":{"rendered":"5 Ciri Desain Ala Korea, Bikin Hunian Lebih Aesthetic"},"content":{"rendered":"\n<p>Tak beda jauh dengan desain khas Jepang, desain ala Korea juga menerapkan konsep hunian yang simpel, minimalis, namun tetap kental akan nuansa yang <em>homey<\/em>, nyaman, dan pastinya <em>aesthetic<\/em>. Penggunaan aksen kayu dan warna monokrom yang lembut menjadi ciri khas yang paling jelas terlihat dari hunian ala negara yang dikenal dengan Negeri Ginseng ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk efek dari ramainya tren K-Pop dan K-Drama dalam beberapa waktu ke belakang ini, yang mana pada akhirnya membuat sebagian besar orang tertarik akan budaya dan hal-hal yang berbau Korea. Salah satunya dengan desain rumah khas Korea yang dikenal dengan estetiknya tersebut. Desain ini bisa jadi referensi bagi kamu yang lagi bingung cari inspirasi untuk mendekor hunianmu. Konsep yang minimalis ini juga bisa bikin kamu hemat pengeluaran, <em>lho<\/em>. Karena tidak banyak <em>furniture<\/em> yang digunakan, dan semuanya serba minimalis. Yuk intip apa saja hal yang identik pada desain ruangan khas hunian di Korea !<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Pemilihan warna yang minimalis<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Warna-warna yang lembut alias minimalis ini menjadi elemen pertama yang identik akan desain khas hunian Korea. Biasanya perpaduan warna yang sering digunakan adalah putih, abu-abu, <em>beige<\/em>, dan warna sejenis lainnya yang memiliki tone rendah tapi tetap cerah. Perpaduan warna-warna tersebut memang cocok akan nuansa minimalis, dan menimbulkan kesan yang <em>homey<\/em>. Untuk pemilihan warna dinding kebanyakan hanya dengan warna putih saja. Karena selain khas akan desain minimalis, juga akan tampak lebih <em>clean<\/em> dan luas.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Memilih dekorasi yang unik dan <\/strong><strong><em>furniture<\/em><\/strong><strong> multifungsi<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Seperti yang sudah disinggung pada awal kalimat bahwa desain ala Korea ini identik akan estetikanya. Hal ini muncul dari berbagai elemen yang melekat dalam satu ruangan. Mulai dari perpaduan warna minimalis pada dinding ruangan dan juga <em>furniture<\/em>, dipadukan dengan aksen kayu, dan ditambah lagi akan dekorasi yang menarik alias unik. Baik itu dari segi bentuknya atau bahkan fungsinya. Penggunaan dekorasi seperti ini penting untuk menambah atau mempercantik ruangan. Di Korea juga biasanya menerapkan barang-barang yang multifungsi untuk memaksimalkan ruangan dengan baik. Jadi ruangan pun akan memiliki <em>space <\/em>lebih banyak dan tidak terasa sempit.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Penggunaan ornamen atau <\/strong><strong><em>furniture <\/em><\/strong><strong>dari kayu<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Penggunaan kayu juga identik pada desain khas Korea, bukan hanya bisa ditemukan pada hunian Jepang. Biasanya pada hunian ala Korea, penggunaan kayu pada ruangan memiliki warna yang lebih cerah, dan umumnya diterapkan pada <em>furniture<\/em>, ornamen di dinding, dan juga lantai sebagai pengganti keramik. Aksen kayu ini mampu menciptakan nuansa yang sejuk, alami, dan pastinya <em>aesthetic<\/em>. Modal yang akan dikeluarkan pun jadi bisa terkendali karena harga kayu sendiri tidak semahal <em>furniture <\/em>dari bahan lain yang umum digunakan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Memaksimalkan pencahayaan alami dan mempertahankan nuansa alam<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Hunian di Korea, baik itu rumah ataupun jenis tempat tinggal lainnya, kebanyakan akan memanfaatkan pencahayaan alami. Misalnya saja dengan penggunaan jendela yang lebar dan tinggi untuk mendapatkan cahaya yang masuk dari matahari. Selain baik untuk kesehatan, juga mampu menghemat pengeluaran pada listrik, <em>lho<\/em>. Mereka juga kerap kali menerapkan hunian dengan nuansa alam yang masih melekat kuat. Namun terkadang di perkotaan sendiri sudah sulit untuk mendapatkan suasana tempat tinggal yang menyatu dengan alam. Kalian bisa siasati dengan menempatkan tanaman atau semacamnya di pekarangan, balkon, atau bahkan di sudut-sudut ruangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Memilih pencahayaan lampu yang tepat<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Bangunan yang ada di Korea pada umumnya juga menggunakaan pencahayaan yang berasal dari lampu, meskipun akan memaksimalkan cahaya alami dari matahari. Namun pencahayaan yang biasa digunakan adalah lampu dengan intensitas cahaya yang terang namun tetap lembut dan hangat. Jadi cahaya yang diterima juga tidak begitu keterangan yang akan menyebabkan sakit mata, tapi melainkan membuat sejuk mata saat memandang.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah menarik kan kalau bisa memadukan desain interior khas Korea di dalam hunianmu? Selain bisa hemat <em>budget<\/em>, ruangan yang mulanya sempit dan biasa saja bisa tampak lebih luas dengan minim barang yang digunakan, sesuai dengan ciri khas dari Korea. Serta tampak lebih rapih dan pastinya <em>aesthetic <\/em>dong.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tak beda jauh dengan desain khas Jepang, desain ala Korea juga menerapkan konsep hunian yang simpel, minimalis, namun tetap kental akan nuansa yang homey, nyaman, dan pastinya aesthetic. Penggunaan aksen kayu dan warna monokrom yang lembut menjadi ciri khas yang paling jelas terlihat dari hunian ala negara yang dikenal dengan Negeri Ginseng ini. Hal ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12135,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[840,843,842,841],"class_list":["post-12134","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-desain-interior","tag-hunian-aesthetic","tag-inspirasi","tag-korean-desain"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12134"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12138,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12134\/revisions\/12138"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12135"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.travelio.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}