Kota yang dikenal dengan Paris Van Java ini tidak hanya kaya akan tempat wisatanya saja, tetapi juga beragam kulinernya. Bukan saja kuliner kekinian yang banyak digandrungi oleh wisatawan atau masyarakat setempat, tetapi juga yang sudah melegenda tak kalah eksisnya. Seperti yang sudah dirangkum oleh Travelio berikut ini, terdapat berbagai macam kuliner legendaris di Bandung yang sudah sangat terkenal dari segi rasanya yang khas. Kamu warga Bandung maupun yang sedang berlibur di Kota Kembang satu ini, wajib banget cobain
Warung Kopi Purnama
Sudah berdiri sejak tahun 1930, suasana tempo dulu masih sangat kental terasa saat berada di Warung Kopi Purnama, baik di dalam maupun luar ruangannya. Cocok untuk tempat nongkrong atau bersantai dengan menyantap menu khas andalannya yaitu roti selai srikaya. Tidak cuma roti dengan rasa srikaya saja, tapi masih banyak ragam rasa seperti selai stroberi, selai nanas, keju, coklat, dan bahkan terdapat roti asin (telur, sosis, dll). Selain roti, adapula makanan ringan dan utama lain yang bisa dijadikan menu sarapanmu, misalnya saja bubur ayam, gado-gado, nasi goreng, aneka mie, pisang goreng, telur setengah matang, dan lain sebagainya. Menu minumannya pun beragam, mulai dari kopi, teh, jahe, susu, dan lain-lain.
Lokasi : Jl. Alkateri No. 22, Bandung, Jawa Barat
Jam Operasional : Pukul 06.30 – 20.00 WIB
Harga : Mulai dari Rp3 ribu – Rp45 ribu

Sate Jando
Sate yang berasal dari lemak susu sapi (bagian payudara) ini menjadi sangat khas diincar oleh banyak orang. Meskipun terdengar aneh bahan yang digunakan, tapi cita rasa yang diciptakan membuat orang-orang terus berdatangan bahkan rela mengantre hingga berjam-jam. Tekstur satenya cenderung kenyal tapi tidak alot. Oleh karena itu, sate jando mengkhususkan lemak susu dari sapi betina sebagai bahan dasar utamanya. Sebab kalau berasal dari sapi jantan, teksturnya akan lebih keras (alot). Selain sate jando, adapula sate daging ayam. Keduanya bisa disajikan secara bersamaan atau campur antara sate ayam dan sate jando. Supaya lebih mengenyangkan, kamu bisa menambahkan potongan lontong sebagai pelengkapnya. Sate jando akan dihidangkan dengan bumbu kacang, kecap, dan sambal.
Lokasi : Jl. Hayam Wuruk, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat
Jam Operasional : Pukul 06.30 – 21.00 WIB (Sabtu, Minggu, dan Senin) & Pukul 09.00 – 21.00 WIB (Selasa – Jum’at)
Harga : Mulai dari Rp25 ribu per porsi

Ronde Jahe Alkateri
Makanan yang berasal dari China satu ini merupakan kudapan hangat yang sangat pas disajikan saat cuaca dingin ataupun malam hari. Ronde berasal dari beras ketan yang hanya dicampur dengan air. Biasanya akan diisi dengan kacang tanah dan dibentuk bulat lalu direbus. Tapi ada juga yang tidak ada isiannya atau hanya adonan beras ketan. Wedang ronde juga akan disajikan bersama gula dan juga air rebusan jahe. Salah satu kuliner wedang ronde yang khas dan melegenda di Bandung adalah Ronde Jahe Alkateri. Tempat ini sudah berdiri sejak tahun 1984, dan kini memiliki kurang lebih 9 cabang yang tersebar di Kota Bandung. Ronde Jahe Alkateri ini memiliki 2 jenis, yaitu ronde kecil dan besar. Kalau yang berukuran besar berisi kacang tanah, sedangkan yang kecil hanya adonan bahan dasarnya saja. Di sini tersedia 2 pilihan gula, kamu bisa pilih mau dengan campuran gula putih atau gula merah (aren). Lalu terakhir diberikan tambahan kuah jahe yang hangat.
Lokasi : Jl. Alkateri No.01, Braga, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40111 (outlet pertama)
Jam Operasional : Pukul 16.30 – 22.00 WIB
Harga : Rp20 ribu per porsi

Lotek Kalipah Apo 42
Lotek merupakan salah satu makanan khas Jawa Barat. Tak beda jauh dengan gado-gado ataupun pecel, lotek juga terdiri dari sayuran rebus yang dicampur dengan bumbu kacang. Makanan khas Jawa Barat terkenal akan penggunaan kencur pada setiap masakannya. Sama halnya dengan lotek, pada bumbu kacangnya terdapat sedikit campuran kecur di dalamnya. Sehingga rasa manis, sedikit pedas, dan gurih menyatu jadi satu saat dimakan, ditambah aroma kencur yang khas menjadi penambah selera makan. Untuk sayurannya sendiri terdiri antara lain tauge, kol, kangkung, kacang panjang, bayam, serta penambahan nangka muda dan tempe sebagai pelengkap. Lotek bisa disantap dengan lontong maupun nasi, sesuai selera. Lotek Kalipah Apo 42 menjadi salah satu kuliner lotek yang paling legendaris di Bandung, karena sudah berdiri sejak tahun 1953. Tidak hanya menjual lotek, tetapi juga terdapat makanan lain seperti kolek, laksa, aneka ayam, aneka bubur, rujak, dan lain sebagainya. Kini juga tidak cuma ada di Bandung saja, melainkan sudah buka cabang di luar, tepatnya di Jl Batang Hari No 21, Jakarta Pusat.
Lokasi : Jl. Kalipah Apo No.42, Karanganyar, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat
Jam Operasional : Pukul 09.00 – 16.30 WIB (Rabu – Senin), hari Selasa tutup
Harga : Mulai dari Rp22 ribuan untuk seporsi lotek

Selain berwisata ke tempat-tempat yang tersedia, berburu kuliner juga bisa menjadi salah satu agenda seru saat sedang mengunjungi Kota Bandung. Karena tidak hanya yang sudah Travelio rangkum di atas saja, melainkan masih banyak sekali kuliner legendaris yang ada di Bandung, mulai dari makanan ringan, makanan berat, camilan, hingga minuman-minuman yang khas.
Kalau berkunjung ke Bandung gak lengkap rasanya kalau tidak bermalam di sana sambil menyusuri setiap sudut kotanya. Karena Kota Kembang satu ini menyimpan banyak cerita, sehingga tidak cukup rasanya kalau hanya menjelajahinya dalam satu hari saja. Untuk itu Travelio akan membantu kamu memilih penginapan yang aman dan nyaman, tentunya juga gak ribet.
Kamu bisa langsung klik di sini untuk menemukan apartemen di Bandung sesuai keinginan dan kebutuhanmu melalui fitur Filter yang tersedia, lho. Yuk buruan buka aplikasi Travelio dan sesuaikan dengan tanggalmu. Karena pesannya #Parahgampang cuma 3 menit saja.




